Apa itu Konstipasi ?
Konstipasi adalah kelainan pada sistem pencernaan dengan gejala mengalami pengerasan feses yang sulit untuk dibuang yang dapat menyebabkan kesakitan pada penderitanya. Konstipasi dapat disebabkan oleh pola makan, hormon, akibat samping obat-obatan, dan juga karena kelainan anatomis. Biasanya, konstipasi disebabkan karena defekasi yang tidak teratur sehingga feses mengeras dan sulit dikeluarkan. Pengobatan konstipasi dapat dilakukan dengan mengubah pola makan, obat pencahar (laksatif), terapi serat, dan pembedahan, walaupun pilihan terakhir jarang dilakukan. Konstipasi hebat disebut juga dengan obstipasi. Gangguan pada sistem pencernaan juga bisa disebabkan karena stres. Sebab stres dapat mempengaruhi sistem saraf dalam tubuh. Sementara penanganan untuk yang susah BAB, harus dilihat dulu apa penyebabnya.
http://creamkulit.com/
About Me
- Unknown
Categories
- ACUT LIMFOCITIC LEUKIMIA ( ALL ) (1)
- adventure1331 (3)
- artritis reumatoid (1)
- Bagaimana cara mengenali dan menggali potensi anak ? (1)
- Balantidiasis (1)
- cabang - cabang ilmu farmakologi (1)
- Cemas ( ansietas ) (1)
- Cepalgia / sakit kepala (1)
- CIROSIS HEPATIS (1)
- Clinical manifestations of INTRA CEREBRAL HEMATOMA (1)
- Cryptosporidiosis (1)
- darah (1)
- Diare (1)
- Diet (1)
- Dispepsia (1)
- DIY YOGYAKARTA (1)
- ENDOKARDITIS (1)
- Endometriosis (1)
- ERITRODERMA ( dermatitis eksfoliativa ) (1)
- FAIL ACUTE BREATH (1)
- fibrosis paru / Pulmonary fibrosis (1)
- GANGGUAN KESEIMBANGAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT (1)
- Giardiasis ( demam berang – berang ) (1)
- Glaucoma / Glaukoma (1)
- INTRA CEREBRAL HEMATOMA (1)
- Isosporiasis (2)
- Jantung (1)
- KABUPATEN BANTUL (1)
- KABUPATEN SLEMAN (1)
- KEJANG DEMAM (1)
- KEPERAWATAN KELUARGA (1)
- koagulasi darah (1)
- KONSEP KELUARGA (1)
- konstipasi (1)
- LEPROSY / KUSTA / LEPRA (1)
- LEPTOSPIROSIS (1)
- Macam - macam Penyakit Hepatitis (1)
- malaria (1)
- Malaria 2 (1)
- Migren (1)
- MIRINGITIS INFEKSIOSA ( RADANG TELINGA ) (1)
- obat antiinflamasi (1)
- osteoartritis (1)
- pencernaan (2)
- PENERIMAAN CPNS 2010 KABUPATEN GUNUNGKIDUL (1)
- PENYAKIT ASMA (1)
- penyakit menular seksual (1)
- PHYSIOLOGY of INTRA CEREBRAL HEMATOMA (1)
- protein plasma darah (1)
- RADANG TENGGOROKAN ( PHARYNGITIS ) (1)
- Sarkoidosis (1)
- sistem persyarafan (2)
- Skizofrenia paranoid (1)
- stmik (1)
- SYOK SEPTIK (1)
- Tetanus (1)
- thalassaemia (1)
- THE CAUSE OF INTRA-CEREBRAL HEMATOMA INCLUDE: (1)
- Tips Berhenti Merokok (1)
- TIPS MENCAGAH KANGKER PROSTAT (1)
- TREPONEMATOSIS (2)
- Tularemia (1)
- Typhoid (1)
- Typhus Abdominalis (1)
- UROLITHIASIS (1)
- VITAMIN DAN MINERAL (1)
- wisantara (1)
Blog Archive
-
▼
2013
(112)
-
▼
Juli
(23)
- Lendir Siput, Obat Anti-penuaan?
- Bahayanya Jika Remaja Sudah Kecanduan Botox
- Resep kulit Cantik Bebas Jerawat
- Mengubah Wajah tanpa Hasil Dramatis
- Cantik Instan Jelang Lebaran
- Asupan untuk Kulit Lebih Muda
- Trik Diet Aman dan Berkelanjutan
- Cara Mencegah Bibir Kering Saat Berpuasa
- 95 Persen Perempuan Pakai Make-up Saat Tidur
- Melawan Penuaaan Dini Cukup dengan Tabir Surya?
- Pria Makin Butuh Produk "Kecantikan"
- Pria 40-an Kini Jadi Idaman Perempuan
- 9 Tipe Rekan Kerja yang Bikin Kantor Lebih "Meriah"
- 5 Cara Atasi Hidung Berminyak
- Lawan Keriput dengan Masker Royal Jelly
- Masker Anti Penuaan Terbaru dari Jepang
- Minum Teh Bisa Menyehatkan Kulit
- Masalah Kulit Dipengaruhi Aktivitas Sehari-hari
- Pelembab Wajah Bisa Bikin Jerawatan?
- Tepat Merawat Bekas Jerawat
- Bersihkan Wajah Sebelum Olahraga
- Cara Bikin Kulit Kencang seperti Bayi
- Cara Pulihkan Wajah dari Sengatan Matahari
-
▼
Juli
(23)
Label: konstipasi
TETANUS
DEFINISI
Tetanus (lockjaw) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium tetani. Disebut juga lockjaw karena terjadi kejang pada otot rahang. Tetanus banyak ditemukan di negara-negara berkembang.
PENYEBAB
Bakteri an-aerob Clostridium tetani. Spora dari Clostridium tetani dapat hidup selama bertahun-tahun di dalam tanah dan kotoran hewan. Jika bakteri tetanus masuk ke dalam tubuh manusia, bisa terjadi infeksi baik pada luka yang dalam maupun luka yang dangkal. Setelah proses persalinan, bisa terjadi infeksi pada rahim ibu dan pusar bayi yang baru lahir (tetanus neonatorum).
Yang menyebabkan timbulnya gejala-gejala infeksi adalah racun yang dihasilkan oleh bakteri, bukan bakterinya.
GEJALA
Gejala-gejala biasanya muncul dalam waktu 5-10 hari setelah terinfeksi, tetapi bisa juga timbul dalam waktu 2 hari atau 50 hari setelah terinfeksi. Gejala yang paling sering ditemukan adalah kekakuan rahang. Gejala lainnya berupa gelisah, gangguan menelan, sakit kepala, demam, nyeri tenggorokan, menggigil, kejang otot dan kaku kuduk, lengan serta tungkai.
Penderita bisa mengalami kesulitan dalam membuka rahangnya (trismus). Kejang pada otot-otot wajah menyebabkan ekspresi penderita seperti menyeringai dengan kedua alis yang terangkat. Kekakuan atau kejang otot-otot perut, leher dan punggung bisa menyebabkan kepala dan tumit penderita tertarik ke belakang sedangkan badannya melengkung ke depan. Kejang pada otot sfingter perut bagian bawah bisa menyebabkan sembelit dan tertahannya air kemih.
Gangguan-gangguan yang ringan, seperti suara berisik, aliran angin atau goncangan, bisa memicu kekejangan otot yang disertai nyeri dan keringat yang berlebihan. Selama kejang seluruh tubuh terjadi, penderita tidak dapat berbicara karena otot dadanya kaku atau terjadi kejang tenggorokan. Hal tersebut juga menyebabkan gangguan pernafasan sehingga terjadi kekurangan oksigen.
Biasanya tidak terjadi demam. Laju pernafaan dan denyut jantung serta refleks-refleks biasanya meningkat. Tetanus juga bisa terbatas pada sekelompok otot di sekitar luka. Kejang di sekitar luka ini bisa menetap selama beberapa minggu.
DIAGNOSA
Diduga suatu tetanus jika terjadi kekakuan otot atau kejang pada seseorang yang memiliki luka. Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan pembiakan bakteri dari apusan luka.
PENGOBATAN
Untuk menetralisir racun, diberikan immunoglobulin tetanus. Antibiotik tetrasiklintetrasiklin dan penisilin diberikan untuk mencegah pembentukan racun lebih lanjut.
Obat lainnya bisa diberikan untuk menenangkan penderita, mengendalikan kejang dan mengendurkan otot-otot. Penderita biasanya dirawat di rumah sakit dan ditempatkan dalam ruangan yang tenang. Untuk infeksi menengah sampai berat, mungkin perlu dipasang ventilator untuk membantu pernafasan. Makanan diberikan melalui infus atau selang nasogastrik. Untuk membuang kotoran, dipasang kateter. Penderita sebaiknya berbaring bergantian miring ke kiri atau ke kanan dan dipaksa untuk batuk guna mencegah terjadinya pneumonia.
Untuk mengurangi nyeri diberikan kodein. Obat lainnya bisa diberikan untuk mengendalikan tekanan darah dan denyut jantung. Setelah sembuh, harus diberikan vaksinasi lengkap karena infeksi tetanus tidak memberikan kekebalan terhadap infeksi berikutnya.
PROGNOSIS
Tetanus memiliki angka kematian sampai 50%. Kematian biaanya terjadi pada penderita yang sangat muda, sangat tua dan pemakai obat suntik. Jika gejalanya memburuk dengan segera atau jika pengobatan tertunda, maka prognosisnya buruk.
PENCEGAHAN
Mencegah tetanus melalui vaksinasi adalah jauh lebih baik daripada mengobatinya. Pada anak-anak, vaksin tetanus diberikan sebagai bagian dari vaksin DPT (difteri, pertusis, tetanus). Dewasa sebaiknya menerima booster.
Pada seseorang yang memiliki luka, jika:
• Telah menerima booster tetanus dalam waktu 5 tahun terakhir, tidak perlu menjalani vaksinasi lebih lanjut
• Belum pernah menerima booster dalam waktu 5 tahun terakhir, segera diberikan vaksinasi
• Belum pernah menjalani vaksinasi atau vaksinasinya tidak lengkap, diberikan suntikan immunoglobulin tetanus dan suntikan pertama dari vaksinasi 3 bulanan.
Setiap luka (terutama luka tusukan yang dalam) harus dibersihkan secara seksama karena kotoran dan jaringan mati akan mempermudah pertumbuhan bakteri Clostridium tetani.
Label: Tetanus
Data penderita kista ovarium dengan abortusKista ovarium yang bersifat ganas disebut juga kanker ovarium. Kanker ovarium merupakan penyebab kematian dari semua kanker ginekologi. Di Amerika Serikat pada tahun 2001 diperkirakan jumlah penderita kanker ovarium sebanyak
23 .400 dengan angka kematian sebesar 13.900 orang.
Tingginya angka kematian karena penyakit ini sering tanpa gejala dan tanpa menimbulkan keluhan, sehingga tidak diketahui dimana sekitar 60% - 70% penderita datang pada stadium lanjut. Maka penyakit ini disebut juga silent killer
Angka kejadian kanker ovariumdi Indonesia belum diketahui secara pasti karena pencatatan dan pelaporan di negeri kita kurang baik. sebagai gambaran di RSU, kanker dharmais ditemukan penderita kanker ovarium sebanyak 30 kasus setiap tahun. Study epidemologie menyatakan beberapa faktor resiko nullipata, melahirkan pertama kali pada usia di atas 35 tahun dan wanita yang mempunyai keluarga dengan riwayat kehamilan pertama terjadi pada usia di bawah 25 tahun. Penggunaan pil kontrasepsi dan menyusui akan menurunkan kanker ovarium sebanyak
3060%.(Dharmais,2007)
Walaupun penanganan dan pengobatan kanker ovarium telah dilakukan dengan prosedur yang benar namun hasil pengobatannya sampai saat ini belum menggembirakan termasuk pengobatan dan pengobatan yang dilakukan di pusat kanker terkemuka di dunia sekalipun. Angka kelangsungan hidup 5 tahun penderita kanker ovarium pada stadium lanjut berkisar 20 30 %.
Di RSU Raden Mattaher Jambi terdapat jumlah seluruh penderita kista ovarium tahun 2009 2010 sebanyak 47 orang.
Dari sekian banyak jenis penyakit kista, kista coklat (endometriosis) begitu menarik perhatian untuk diteliti dan di informasikan kepada masyarakat, terutama untuk wanita di Indonesia yang setiap tahunnya bertambah banyak penderitanya. Menurut data hasil penelitian di Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo terdata pada tahun 2008 terdapat 428 kasus penderita kista endometriosis, 20% diantaranya meninggal dunia dan 65% diantaranya adalah wanita karir yang telah berumah tangga, sedangkan pada tahun 2009 terdata 768 kasus penderita kista endometriosis, dan 25% diantaranya meninggal dunia, dan 70% diantaranya adalah wanita karir yang telah berumah tangga (Nasdaldy, 2009).
Tahun Jumlah Kasus Meningal Dunia Golongan Pekerjaan
Wanita Karir Yg Telah Berumah Tangga Ibu Rumah Tangga Wanita Yg Belum Berumah Tangga
2009 428 85 (20%) 273 (65%) 107 (25%) 42 (10%)
2010 768 192 (25%) 537 (70%) 153 (20%) 76 (10%)
Sumber : RSUD Raden Mattaher, 2010
Label: adventure1331
TREPONEMATOSIS
DEFINISI
Treponematosis adalah infeksi non-venereal (bukan penyakit kelamin) yang disebabkan oleh spiroketa yang tidak dapat dibedakan dari Treponema pallidum (bakteri penyebab sifilis).
Treponematosis merupakan infeksi yang ditemukan di daerah tertentu, seperti daerah endemik untuk sifilis, frambusia dan pinta. Daerah endemik sifilis ada di negara-negara gurun pasir di Mediterania timur dan Afrika Barat. Frambusia terjadi di negara-negara khatulistiwa yang lembab. Pinta biasa ditemukan pada orang Indian di Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
PENYEBAB
Bakteri Treponema.
GEJALA
BEJEL)
Penyakit ini mulai timbul pada masa kanak-kanak, yaitu berupa bercak tipis di dalam pipi yang diikuti oleh munculnya lepuhan di daerah yang tertutup celana pendek, lengan dan kaki. Biasanya akan mengenai tulang kaki. Pada stadium yang lebih lanjut, benjolan lembut dan kenyal muncul di hidung dan langit-langit lunak mulut.
FRAMBUSIA (
Timbul setelah beberapa mingggu terpapar oleh bakteri Treponema, berupa luka yang agak menonjol pada tempat yang terkena infeksi, biasanya di tungkai. Pada saat luka ini sembuh, muncul jaringan lunak seperti tumor (granuloma) di muka, lengan, tungkai dan bokong. Granuloma ini sembuh lambat dan bisa kambuh lagi. Luka terbuka yang terasa nyeri bisa timbul di telapak kaki (frambusia kepiting). Selanjutnya, daerah tulang kering bisa mengalami kerusakan dan banyak pertumbuhan jelek lainnya terjadi, terutama di sekitar hidung (ganggosa).
PINTA
Berawal sebagai area kemerahan yang datar pada tangan, kaki, tungkai, lengan, muka dan leher. Setelah beberapa bulan, bercak biru timbul di daerah yang sama di kedua sisi badan dan diatas daerah bertulang (misalnya sikut). Selanjutnya bercak tersebut warnanya memudar. Pada bercak di telapak tangan dan telapak kaki bisa terjadi penebalan kulit.
DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala yang khas dari seseorang yang tinggal di daerah dimana penyakit ini biasa ditemukan. Penderita treponematosis akan memberi hasil positif pada pemeriksaan untuk penyakit kelamin. Tetapi pemeriksaan ini tidak dapat membedakan infeksi bukan-penyakit kelamin dengan sifilis.
Lukanya bersifat merusak dan meninggalkan jaringan parut. Suntikan tunggal penisilin bisa membunuh bakteri, sehingga kulit bisa sembuh.
Label: TREPONEMATOSIS
PERANAN HIDUNG DALAM MELAKUKAN PROGRAM DIET
Sebuah penelitian terbaru memberitahu kepada kita untuk tidak hanya mengandalkan takaran bila ingin menurunkan bobot tubuh. Sebab, ternyata hidung kita juga memegang peranan penting untuk menggerakkan tangan memasukkan makanan ke dalam mulut.
Siapa yang tidak familier dengan aroma masakan yang bisa mengundang liur kita untuk segera menyantap makanan? Dan, ternyata hasrat untuk menyantap makanan itu terjadi karena aroma makanan menelusup masuk ke area otak serta mengaktifkan rasa lapar kita.
Fakta terbarunya adalah, bukan hanya rasa lapar yang diaktifkan oleh aroma, melainkan juga rasa kenyang. Artinya, bagi kita yang tengah berjuang menurunkan berat badan, perlu tahu aroma-aroma apa saja yang membuat kita kenyang lebih lama.
Sebenarnya siklus aroma dan keinginan untuk makan terjadi pada saat kita mengunyah makanan. Aroma yang dikeluarkan oleh makanan akan masuk ke hidung melalui lubang yang ada di dalam mulut. Dari sinilah sensasi rasa lapar dirangsang oleh aroma yang masuk ke hidung, ucap Rianne Ruijschop dari NIZO Food Research di Belanda yang melakukan penelitian bersama timnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukannya, ada aroma-aroma tertentu yang bisa membuat kita merasa kenyang.
Makanan padat yang harus dikunyah ternyata mengeluarkan aroma yang mengenyangkan ketimbang makanan cair. Saat aroma-aroma yang hanya mengandung lemak, karbohidrat, atau protein diuji, ternyata aroma karbohidrat serta protein lebih signifikan memberikan sensasi rasa kenyang. Ruijschop berasumsi karena keduanya masuk dalam makanan yang tinggi energi. Sedangkan aroma yang kompleks, yang terdiri atas beberapa komponen, memberikan reaksi otak untuk menikmati lebih banyak makanan.
Berdasarkan fakta inilah, Ruijschop melakukan pengamatan mendalam dengan menciptakan aroma makanan padat yang ternyata secara signifikan membantu aktivasi tombol kenyang di dalam otak. Selain yang beraroma makanan padat, aroma yang kompleks juga memberikan efek yang sama karena dipersepsikan oleh otak sebagai makanan sumber energi.
Itu mengapa Ruijschop dan timnya meyakini bahwa penelitian ini dapat berkontribusi pada penanganan obesitas di seluruh dunia. Estimasi yang dimilikinya, jika treatment ini dilakukan setidaknya 10 persen diharapkan angka obesitas akan menurun.
“Tapi sama seperti program penurunan berat badan lainnya, kita tidak bisa hanya mengatasinya dengan memberikan mereka aroma-aroma mengenyangkan. Mereka tetap harus mengubah gaya hidupnya untuk kualitas hidup yang lebih optimal,” ucap Ruijschop, seperti dikutip dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry.
Bila anak terjatuh saat bermain sepeda, biasanya orangtua langsung mencari antiseptik atau mengoleskan krim antibiotik pada luka. Tapi penelitian terbaru menemukan bahwa air dan sabun adalah obat terbaik untuk menyembuhkan luka gores atau luka ringan.
Caranya pertama kali luka dibersihkan dengan air mengalir, kemudian dicuci dengan sabun, lalu dibilas lagi dengan air dan selanjutnya dikeringkan dengan handuk bersih yang menyerap air.
Penelitian yang dilakukan pada anak yang dirawat karena infeksi kulit di Johns Hopkins Children’s Center di Baltimore, Maryland, menemukan bahwa air dan sabun lebih efektif menyembuhkan luka gores ketimbang krim antibiotik.
Para ilmuwan mengklaim bahwa membersihkan luka anak dengan hati-hati di bawah air keran yang mengalir lebih cepat membantu proses penyembuhan.
Penelitian ini awalnya dilakukan untuk tujuan membandingkan dua antibiotik biasa yang digunakan untuk mengobati infeksi kulit, untuk mengetahui mana yang lebih efektif.
Namun setelah membersihkan luka dari 191 Pasien di rumah sakit anak, peneliti justru menemukan cara pilihan obat baru yang lebih efektif, yaitu air dan sabun.
Dalam waktu seminggu, 95 persen dari partisipan telah pulih sepenuhnya, terlepas dari antibiotik yang diterima.
Para peneliti menyimpulkan bahwa rahasia sukses penyembuhan luka adalah pembersihan dan perawatan yang tepat, bukan antibiotik.
“Kabar baiknya adalah kami tidak memberikan antibiotik, tapi hampir semua infeksi kulit sembuh sepenuhnya dalam waktu seminggu. Kabar baik lagi ternyata penyembuhan luka berteknologi rendah, seperti pembersihan, pengeringan dan menjaga area yang terinfeksi tetap bersih, membuat penyembuhan lebih cepat,” jelas penulis utama penelitian, Dr Harun Chen, seperti dilansir Dailymail.
Dr Chen menambahkan bahwa menjaga luka selalu bersih menjadi dasar pengobatan infeksi kulit, tetapi lebih banyak dokter sudah mulai meresepkan antibiotik dalam beberapa tahun terakhir, meskipun biaya dan risiko efek samping berkembang seperti resistensi obat.
“Banyak dokter berasumsi bahwa antibiotik selalu diperlukan untuk infeksi bakteri, tetapi ada bukti yang menunjukkan hal ini tidak mungkin terjadi,” jelas Paediatrician Dr George Siberry.
Dalam penelitian ini diteliti 191 anak berusia 6 bulan sampai 18 tahun yang dirawat karena infeksi kulit di Johns Hopkins Children’s Center di Baltimore, Maryland, antara tahun 2006 dan 2009.
Dari jumlah tersebut, 133 anak terinfeksi bakteri MRSA, yaitu strain virulen yang tidak merespon terhadap kebanyakan antibiotik. Sisanya mengalami infeksi kulit yang sederhana dengan strain non-resisten terhadap bakteri.
Label: Diet
Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan salah satu penyebab terjadinya kematian.
Bila Anda menderita anemia atau kurang darah sebaiknya segeralah obati penyakit tersebut dengan makan nutrisi yang tepat atau suplemen penambah darah. Karena bila dibiarkan anemia bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.
Anemia atau yang biasa dikenal sebagai penyakit kurang darah merupakan suatu gejala yang disebabkan karena kurangnya zat besi di dalam tubuh. Zat besi sendiri merupakan bahan dasar dalam pembentukan hemoglobin pada darah yang membawa banyak oksigen.
Rendahnya kandungan besi (Fe) pada tubuh penderita anemia menyebabkan sel darah merah yang diproduksinya pun sedikit.
Padahal fungsi sel darah merah sangatlah penting, yaitu sebagai sarana transportasi zat gizi terutama oksigen. Itulah sebabnya mengapa orang anemia sering terlihat lemah, letih, lesu karena pasokan oksigen untuk melakukan seluruh aktivitasnya sangat minim.
Anemia bisa memperberat kerja jantung. Kalau anemia, maka Hb (hemoglobin) rendah, padahal Hb kan membawa oksigen di dalam darah. Kalau oksigen yang dibawa sedikit akhirnya jantung bekerja lebih keras untuk mencukupi oksigen. Kalau lama-lama dibiarkan maka jantungnya akan rusak dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Selain memperberat kerja jantung, jika anemia tidak tertangani dengan baik, maka dapat menyebabkan komplikasi termasuk kelelahan dan stres pada organ-organ tubuh yang tidak mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang cukup.
Gejala yang timbul umumnya bervariasi, biasanya termasuk kelelahan, pucat, detak jantung yang cepat dan tidak teratur, sesak napas, nyeri dada, pusing, gangguan kognitif, tangan dan kaki yang dingin serta sakit kepala.
Awalnya anemia begitu ringan dan terjadi tanpa disadari, tapi lama kelamaan gejalanya akan meningkat dan memperburuk kondisi.
Anemia dapat dicegah, namun tergantung pada penyebabnya. Untuk anemia yang disebabkan oleh kelainan darah bawaan, seperti anemia sel sabit, cara pencegahannya belum ditemukan.
Namun jika penyebabnya karena kekurangan zat besi, pencegahan bisa dilakukan dengan memperbanyak asupan zat besi lewat makanan. Beberapa makanan yang bisa Anda pilih diantaranya tiram, udang, hati sapi, daging, telur, susu, kacang polong hijau, kacang tanah, kedelai, dan sayuran hijau.
Yang perlu diperhatikan adalah zat besi yang terdapat pada daging lebih mudah diserap tubuh daripada zat besi pada sayuran atau pada makanan olahan seperti sereal yang diperkuat dengan zat besi.
Selain itu, beras yang kerap menjadi makanan pokok pendamping lauk pauk juga ternyata dapat mengurangi penyerapan zat besi.
Walaupun sudah banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, jangan yakin dulu terbebas dari anemia. Untuk mengatasinya, Anda harus banyak mengonsumsi pangan sumber vitamin C, seperti jeruk, tomat, mangga, dan stroberi yang dapat mempercepat penyerapan zat besi. Ketika menyantap daging, misalnya, pilih jus jeruk sebagai pelengkap.
Label: Jantung
PENYAKIT BATU KANDUNG KEMIH ( UROLITHIASIS )
A. DEFINISI
Urolithiasis adalah suatu kedaruratan terjadinya penumpukan oksalat, calculi (batu ginjal) pada ureter atau pada daerah ginjal. Gejala rasa sakit yang berlebihan pada pinggang, nausea, muntah, demam, hematuria. Lebih banyak terjadi pada laki-laki dibanging wanita dengan perbandingan 3:1 dalam usia 30-60 tahun. Urine berwarna keruh seperti teh atau merah.
Vesikolithiasis (batu kandung kemih) adalah terdapatnya batu di kandung kemih. Vesikolithiasis mengacu pada adanya batu/kalkuli dalam vesika urinaria. Batu dibentuk dalam saluran perkemihan (vesika urinaria) ketika kepekatan urine terhadap substansi, yaitu kalsium oksalat, kalsium fosfat, asam urat mengalami peningkatan. Batu perkemihan (urolithiasis) dapat timbul pada berbagai tingkat dari sistem perkemihan (ginjal, ureter, kandung kemih), tapi yang paling sering ditemukan di dalam ginjal (nephrollihiasis). Kira-kira satu pertiga dari individu yang menderita pada saluran kemih atas akan mengalami pengangkatan ginjal yang dijangkiti.
B. ETIOLOGI
an putih telur sering menderita batu saluran kemih (vesika urinaria dab uretra). ¬ Suhu Tempat yang bersuhu panas menyebabkan banyak mengeluarkan keringat, akan mengurangi produksi urin dan mempermudah pembentukan batu saluran kemih.
C. PATOFISIOLOGI
reaksi air seni, yaitu batu asam akan cepat tumbuhnya dalam urin dengan pH yang rendah. Komposisi urin juga akan mempermudah pertumbuhan batu, karena terdapat zat-zat penyusun air seni yang relatif tidak dapat larut. Hal lain yang akan mempercepat pertumbuhan batu adalah karena adanya infeksi. Batu ginjal dalam jumlah tertentu tumbuh melekat pada puncak papil dan tetap tinggal dalam kaliks, yang sampai ke pyelum yang kemudian dapat berpindah ke areal distal, tetap tinggal atau menetap di tempat dimana saja dan berkembang menjadi batu yang besar.
D. PATHWAY
Penurunan intake cairan Statis urin Infeksi saluran kemih Renal/ginjal Konsentrasi larutan urin Kristalisasi mineral dari matriks seputar Obstruksi sal kemih prsial/total Batu ginjal/urolithiasis Ureter/ureterolithiasis Vesikolithiasis auaretrolithiasis Perubahan pola eliminasi BAK Operasi terbuka Resti infeksi Port de entrée mikroorganisme Kurang informasi Kurang pengetahuan ttg kondisi penyakitnya Ggn rasa nyaman: nyeri hipotalamus Merangsang nociseptor
E. KOMPLIKASI
Jika batu dibiarkan dapat menjadi sarang kuman yang dapat menimbulkan infeksi saluran kemih, pylonetritis, yang pada akhirnya merusak ginjal, kemudian timbul gagal ginjal dengan segala akibatnya yang jauh lebih parah.
F. MANIFESTASI KLINIS
a) Disamping adanya serangan sakit hebat yang timbul secara mendadak yang berlangsung sebentar dan kemudian hilang tiba-tiba untuk kemudian, timbul lagi, disertai nadi cepat, muka pucat, berkeringat dingin dan tekanan darah turun atau yang disebut kolik, dapat pula disertai rasa nyeri yang kabur berulang-ulang di daerah ginjal dan rasa panas atau terbakar di pinggang yang dapat berlangsung beberapa hari sampai beberapa minggu. Hematuri dapat juga terjadi apabila terdapat luka pada saluran kemih akibat pergeseran batu.
b) Bila terjadi hydronefrosis dapat diraba pembesaran ginjal. Urin yang keruh dan demam akan juga dialami penderita batu ginjal. Demam menandakan infeksi penyerta. Jika terjadi penyumbatan saluran kemih menyeluruh, suhu tubuh bisas mendadak tinggi berulang-ulang. c. Anuria akan terjadi jika ada batu bilateral atau jika hanya ada satu ginjal penderita.
G. PENGKAJIAN FOKUS
1) Data Subjektif Rasa nyeri (kolik renal) merupakan gejala utama pada episode akut dari calculus renal. Lokasi rasa nyeri tergantung kepada lokasi dari batu. Bila baru berada dalam piala ginjal, rasa nyeri adalah akibat dari hidronefrosis yang rasanya lebih tumpul dan sifatnya konstan, terutama timbul pada sudut costovertebral. Bila batu berjalan di sepanjang ureter rasa nyeri menjadi menghebat dan sifatnya intermiten. Disebabkan oleh spasme ureter akibat tekanan batu. Rasa nyeri menyelusuri jalur anterior dari ureter turun ke daerah supra pubis dan menjalar ke eksternal genetalia. Seringkali batu diam-diam dan tidak menimbulkan gejala-gejala selama beberapa tahun, dan ini sungguh-sungguh terjadi pada batu ginjal yang sangat besar. Batu yang sangat kecil dan halus bisa berlalu tanpa disadari oleh orangnya. Mual dan muntah sering menyertai kolik renal.
2) Data Objektif Urin dipantau tentang terdapatnya darah. Gross hematuria/perdarahan segar bisa tejadi bila batu pinggir-pinggirnya runcing dan juga bisa terjadi mikrohematuri. Bila diduga terdapat batu, semua urin bisa disaring untuk menentukan terdapatnya batu yang bisa keluar waktu berkemih. Pola berkemih di catat, karena berkemih sering tapi sedikit-sedikit sekali. Asiditas atau kalkalisan urin diperiksa dengan kertas PH/kertas lakmus.
H. DIAGNOSA Keperawatan DAN INTERVENSI
1. Gangguan rasa nyaman: adanya rasa nyeri yang berlebihan pada daerah pinggang b.d adanya batu pada daerah yang sempit pada ureter atau pada ginjal. Data penunjang: ¬ Letih yang berlebihan ¬ Lemas, mual, muntah, keringat dingin ¬ Pasien gelisah Tujuan: Rasa sakit dapat diatasi/hilang. Kriteria: • Kolik berkurang/hilang • Pasien tidak mengeluh sakit • Pasien dapat beristirahat dengan tenang. Rencana Tindakan ¬ Kaji intensitas, lokasi dan area serta penjalaran dari rasa sakit ¬ Observasi adanya abdominal pain ¬ Jelaskan kepada Pasien penyebab dari rasa sakit ¬Anjurkan Pasien banyak minum ¬ Berikan posisi serta lingkungan yang nyaman ¬ Ajarkan tehnik relaksasi, teknik distorsi serta guide imagine untuk menghilangkan rasa sakit tanpa obat-obatan. ¬ Kerjasama dengan tim kesehatan: • Pemberian obat-obatan narkotika • Pemberian anti spasmotika
2. Perubaha pola eliminasi b.d adanya obstruksi (calculi) pada renal atau pada uretra. Data Penunjang: • Urine out put < 50 cc perjam • Daerah perifer dingin pucat • Tensi < 100/70 mmHg • Nadi > 120 x permenit • Pernapasan > 28 x permenit • Pengisian kapiler > 3 detik Tujuan: Gangguan perfusi dapat diatasi Kriteria: • Produksi urine 30-50 cc perjam • Perifer hangat • Tanda-tanda vital dalam batas normal • Pengisian kapiler < 3 detik Rencana Tindakan - Observasi tanda-tanda vital - Observasi produksi urine setiap jam - Observasi perubahan tingkat kesadaran - Kerjasama dengan tim kesehatan: - Pemeriksaan laboratorium: kadae ureum/kreatinin, Hb, Urine HCT
3. Kurang pengetahuan tentang kondisi penyakitnya b.d kurang informasi Data penunjang: Pasien menyatakan belum memahami tentang penyakitnya Pasien kurang kooperatif dalam program pengobatan Tujuan : Pengetahuan Pasien tentang penyakitnya meningkat Kriteria : • Pasien memahami tentang proses penyakitnya • Diskusikan tentang proses penyakitnya Rencana Tindakan : - Kaji tingkat pengetahuan Pasien dan keluarga - Beri kesempatan Pasien/keluarga untuk mengekspresikan perasaannya - Diskusikan pentingnya pemasukan cairan - Anjurkan Pasien minum air putih 6-8 liter perhari selama tidak ada kontra indikasi - Batasi aktifitas fisik yang berat - Diskusikan pentingnya diet rendah kalsium - Kerjasama dengan tim kesehatan: ¬ Diet rendah protein, rendah kalsium dan posfat ¬ Pemberian ammonium chlorida dan mandelamine
4. Resti infeksi berhubungan dengan port de entrée mikroorganisme melalui luka operasi. Tujuan : Tidak terjadi infeksi Kriteria hasil : ¬ Meningkatkan waktu penyembuhan dengan tepat, bebas dari drainase purulen/eritema, dan tidak demam ¬ Menyatakan pemahaman penyebab faktor resiko ¬ Menunjukkan teknik, perubahan pola hidup untuk menurunkan resiko Intervensi: - Catat karakteristik urine, dan perhatikan apakah perubahan berhubungan dengan keluhan nyeri pinggul. - Tes pH urine dengan kertas Nitrazin - Laporkan penghentian aliran urin tiba-tiba. - Observasi dan catat drainase luka, tanda inflamasi insisi, indikator sistemik sepsis. - Ganti balutan sesuai indikasi, bila memakai. - Kaji area lipatan kulit di paha, perineum - Awasi tanda vital
Label: UROLITHIASIS