00.07

darah

Darah adalah jaringan yang beredar di dalam pembuluh darah, terdiri dari plasma dan korpuskuli atau komponen seluler.

Apa fungsi darah ? darah mempunyai banyak fungsi bagi tubuh kita diantaranya adalah :

Bagi Pernafasan, berfungsi sebagai pengangkut O2 ( oksigen ) dari paru ke jaringan dan CO2 dari jaringan ke paru.

Bagi Ekskresi berfungsi sebagai pengangkut hasil katabolisme yang tidak digunakan untuk dibuang.

Bagi Nutrisi berfungsi sebagai pengangkut hidrolisis bahan – bahan makanan yang telah di absobsi. Selain itu juga berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan asam – asam tubuh, mengatur keseimbangan air, sebagai pertahanan terhadap ineksi ( dilakukan oleh leukosit dan anti bodi ), pengangkut hormone pengatur metabolisme, pengatur suhu tubuh, pengangkut metabolit.

Hematokrit atau packed cell volume ( PVC ) apabila darah di cegah koagulasinya, kemudian disentrifugasi maka sel – sel darah akan berada di bawah. Volume normal sel – sel darah tersebut kira – kira sebesar 45 %.

Berat jenis darah lengkap adalah 1.054 sampai 1.060, sedang berat jenis plasma adalah 1.024 sampai 1.028, dan viskositas darah lengkap adalah 4,5 kali vikositas air. Volume darah kira – kira 85  id=ml/kg berat badan, sedangkan volume plasma kira – kira 45 ml/kg berat badan. pH darah kira – kira 7,3 sampai 7,5 ( rata – rata 7,4 )

Tekanan osmosis darah kira – kira 7 – 8 atm pada suhu tubuh. Larutan garam isotonic mempunyai tekanan osmosis yang sama dengan darah ( fisiologis ) yaitu antara lain NaCl 0,9 % larutan linger, larutan Ringer-Locke dan larutan Tyrode. Sel – sel darah mempunyai kandungan : sel darah merah mengandung pigmen darah ( Hb ) suatu kromoprotein. Sedangkan sel darah putih mengandung granulosit ( eosinofil, basoil, neutroil ), agranulosit ( limfosit dan monosit ).

Darah ( Whole Blood ) sudah dapat dipisahkan dengan teknik sentrifugasi. Hasil – hasil pemisahan menghasilkan :

1. Packed Red Cell ( PRC ) : suspensi eritrosit

2. Washed Red Cell : PRC yang di cuci 3 kali dengan larutan NaCl isiologis, sehingga sisa plasma terbuang habis.

3. Palasma ada 4 macam yaitu : plasma biasa, plasma segar, plasma segar yang dibekukan, plasma segar yang kaya trombosit.

4. Trombosit concentrate digunakan pada penderita trombositopenia.

5. Cryprecipitate ( factor VIII ) atau antihemophylic actor ( AHF ) digunakan pada penderita – penderita hemoilia yang mengalami perdarahan atau yang mengalami operasi.

06.57

penyakit atau infeksi menular seksual

Pernahkah kamu mendengar tentang PMS / IMS ? penyakit Infeksi menular seksual adalah infeksi yang biasanya disebabkan oleh hubungan seksual dengan orang yang sudah terjangkit salah satu PMS ( penyakit menular seksual ). PMS dapat menular melaui cairan tubuh yaitu cairan vagina, cairan sperma dan cairan darah.

siapa yang beresiko terkena IMS ? setiap orang bisa tertular IMS, orang yang paling beresiko terkena IMS a id=dalah orang yang suka bergonta - ganti pasangan seksual dan orang yang walaupun setia pada satu pasangan namun pasangan tersebut suka bergonta - ganti pasangan seksual. kebanyakan yang terkena IMS berusia 15 - 29 tahun, tetapi ada pula bayi yang lahir membawa IMS karena tertular dari orang tuanya.

apa bahaya yang di timbulkan dari IMS ? IMS dapat menyebabkan mandul, menyebabkan keguguran menimbulkan kangker leher rahim merusak pengelihatan otak dan hati, bisa ditularkan kpada bayi, lebih mudah tertular HIV / AIDS dan bisa pula menyebabkan kematian.

ada beberapa jenis IMS dan gejalanya, antara lain adalah :
Klamidia : gejala - gejala yang muncul pada laki - laki adalah nyeri saat kencing, keluar cairan lendir dan bening dari kemaluan, berwarna kuning kehijauan dan bau serta terasa gatal. sedangkan pada perempuan muncul gejala nyeri pada kemaluan tetapi kadang tidak ada keluhan, keputihan yang disertai nyeri pada saat kencing dan perdarahan setelah melakukan hubungan seksual ( gejalanya mirip GO tetapi lebih ringan ), penularan tidak disadari karena kebanyakan perempuan yang terinfekai tidak merasakan gejalanya.

GO ( Gonore ) / Kencing Nanah : gejala - gejala yang muncul pada laki - laki adalahrasa sakit waktu buang air kecil atau ereksi, keluar nanah dari saluran kencing terutama pagi hari, gejala timbul dalam waktu satu minggu. sedangkan pada perempuan muncul gejala nyeri di daerah perut bagian bawah kadang - kadang disertai keputihan dan berbau, alat kelamin terasa sakit atau gatal. rasa sakit atau panas saat kencing dan pendarahan waktu melakukan hubungan seksual. nyeri saat kencing tidak sehebat pada pria.

Sifilis ( Raja Singa ) gejala - gejala yang muncul pada laki - laki adalah bintil - bintil berair sepeti cacar disertai timbulnya luka yang terasa nyeri disekitar kelamin, pada stadium lanjut akan nampak seperti koreng berwarna merah ( luka terbuka ), kadang disertai dengan pusing - pusing dan nyeri tulang seperti flu, ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 5 sampai 12 minggu setelah hubungan seks, setalah 2 sampai 3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukan gejala apa - apa tetapi setelah 5 sampai 10 tahun penyakit ini akan menyerang susunan syaraf otak pembuluh darah dan jantung. sedangkan gejala yang timbul pada perempuan adalah sama seperti gejala pada laki - laki.

Herpes Kelamin : gejala - gejala yang muncul pada laki - laki adalah badan lemas nyeri sendi pada daerah terinfeksi dan demam, tampak kelainan kulit yang berbenjol - benjol bulat atau lonjong kecil, kadang ada rasa seperti terbakar atau gatal pada kelamin, diikuti timbulnya bintil - bintil berisi air atas kulit dengan warna kemerahan, gejala pada serangan pertama umumnya lebih berat di bandingkan ketika kambuh, sebelum lecet biasanya diawali keluhan pegal - pegal otot disertai demam , pembengkakan kelenjar lipatan paha, serta kemerahan pada tempat yang kena. sdangkan gejala yang timbul pada perempuan adalah : sama pada laki - laki, pada perempuan biasanya timbul disekitar kelamin dinding liang kemaluan dan kadang - kadang disekitar anus.

Jengger Ayam / Kutil Kelamin : gejala - gejala yang muncul pada laki - laki adalahtimbul kutil pada daerah terinfeksi, dalam kasus lanjut kutil bergerombol seperti jengger ayam di daerah kemaluan dan anus, ukuran kutil berfariasi dari yang kecil sampai besar sekali. sedangkan untuk perempuan timbul gejala : nyeri pada kemaluan tetapi kadang tidak ada keluhan, pada perempuan dapat mengenai kulit di daerah kelamin sampai dubur selaput lendir bagian dalam liang kemaluan sampai leher rahim, pada perempuan hamil, kutil dapat tumbh sampai besar sekali adakalanya seorang perempuan baru mengetahui setelah melakukan pap-smear.

Hepatitis ( B dan C )
gejala - gejala yang muncul pada laki - laki adalah penyebab viris yang menyerang hati ( liver ), gejalanya tidak terlihat pada alat kelamin, tetapi penularanya bisa lewat hubungan seksual dengan tanda - tanda badan lemas kurang gairah dan kadang demam, pada kasus parah tampak kulit leaput mata berwarna kuning. sedangkan gejala pada perempuan sam dengan gejala pada laki - laki.

HIV / AIDS : gejala - gejala yang muncul pada laki - laki adalah walaupun virus sudah ada di dalam darah namun tidak nampak gejala sama sekali, pada penderita yang sudah menunjukan gejala ( AIDS ) nampak gejala yang sangat kompleks yang sulit membedakan dengan penderita kangker stadium lanjut. sedang gejala pada perempuan adalah sama dengan laki - laki.

Meskipun ada tanda - tanda yang sama seperti yang telah kita uraikan diatas, bisa saja merupakan tanda - tanda penyakit lain. bila ada tanda - tanda seperti tersebut diatas maka segeralah pergi ke dokter dan jangan mencoba untuk mngobati sendiri.

05.21

cabang - cabang ilmu farmakologi

Ilmu farmakologi mempunyai beberapa cabang ilmu yang diantaranya adalah :

FARMAKOGNOSI
farmakognosi adalah cabang ilmu farmakologi yang mempelajari sifat - sifat tumbuhan dan bahan lain yang merupakan sumber obat.

FARMASI
merupakan cabang ilmu farmakologi yang mempelajari bagaimana cara membuat, memformulasikan, menyimpan dan menyediakan obat.

FARMAKOLOGI KLINIK
cabang ilmu farmakologi yang mempelajari tentang nasib obat dalam tubuh.

FARMAKODINAMIKA
adalah ilmu yang mempelajari tentang efek obat dalam tubuh.

FARMAKOTERAPI
merupakan cabang ilmu yang berhubungan dengan penggunaan obat dan pencegahan dan pengobatan penyakit.

TOKSIKOLOGI
ilmu yang mempelajari keracunan zat kimia termasuk obat, zat yang digunakan dalam rumah tangga, industri maupun lingkungan.`

04.14

obat antiinflamasi

Tentu kita sering mendengar apa itu Obat Antiinflamasi, sebenarnya apa yang di magsud obat Antiinflamasi yang termasuk dalam kategori ilmu farmakologi tersebut ? mari kita belajar bersama - sama.

Yang di sebut Inflamasi adalah respon cedera jaringan dan infeksi. Proses Inflamasi merupakan suatu mekanisme perlindungan dimana tubuh berusaha untuk menetralisir dan membasmi agen - agen yang berbahaya pada tempat cedera untuk mempersiapkan keadaan untuk perbaikan jaringan.
 id=
Infeksi dan Inflamasi tidak dapat dianggap sama, Infeksi tersebut disebabkan oleh mikro organisme dan menyebabkan Inflamasi, namun tidak semua inflamasi disebabkan oleh infeksi.

Adapun tanda - tanda utama dari Inflamasi adalah kemerahan, panas, pembengkakan ( edema ), nyeri dan hilangnya fungsi. Berbagai mediator kimia dilepaskan selama proses Inflamasi, salah satunya Prostaglandin. Obat - obatan seperti Aspirin menghambat biosintesa prostagladin sehingga obat ini dikenal dengan penghambat prostagladin. karena penghambat prostagladin mempengaruhi proses Inflamasi maka disebut juga agen - agen Inflamasi.

Agen - agen Antiinflamasi mempunyai kasiat tambahan seperti meredakan nyeri ( Analgesik ) , penurun panas ( Antipiretik ). setelah dilakukan riset untuk obat yang efektiftif dan efek samping minimal, maka dikenalkan obat - obat Antiinflamasi non steroid atau NSAID ( Non Steroidal Antiinflamatory Drug ) yang mempunyai efek - efek Antiinflamasi kuat yang mempunyai efek kortikosteroid tetapi secara kimia tidak ada hubunganya.

Jenis obat - obatan Antiinflamasi nonsteroid diantaranya adalah : NSAID merupakan obat - obat yang menghambat prostagladin, lebih cocok untuk mengurangi pembengkakan, nyeri dan kekauan sendi. Ada 7 kelompok NSAID yaitu salisilat, derivat asam para klorobenzoat, devirat asam propionat, fenamat, oksikam, asam - asam fanilasetat.

05.40

artritis reumatoid

Setelah pada postingan yang lalu kita telah membahas tentang kesehatank12.blogspot.com/2012/01/osteoartritis.html">Osteoartritis, maka dalam postingan kali ini kita akan membahas masih dalam kategori penyakit Reumatologi. pada postingan kali ini kita akan belajar tentang apa itu Artritis reumatoid ? apa penyebab artritis reumatoid ? dan bagaimana pengobatan artritis reumatoid ?.

yang dimagsud dengan artritis reumatoid adalah suatu penyakit inflamasi sistemik kronik dengan manisfestasi utama poliartritis progresif dan melibatkan seluruh organ tubuh. setelah penyakit ini berkembang lebih lanjut sesuai dengan sifat progresivitasnya maka sendi akan terlibat pada penderita artritis reumatoid. Gejala konstitusional beruba kelemahan umum, cepat lelah dan gangguan lainya akan di tunujukan juga oleh penderita. id=

Penyakit sperti ini biasanya lebih banyak diderita oleh perempuan dibandingkan pria, dan terutama pada masa usia subur. penyakit ini juga terjadi akibat rantai peristiwa imunologi yang menyebabkan proses destruksi sendi. berhubungan dengan faktor genetik, hormonal, infeksi dan heat shock protein.

jika terdapat keraguan terjadinya penyakit artritis reumatoid untuk melihat prognosis penderita dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium sebagai pemeriksaan penunjang. dalam pemeriksaan ini akan didapatkan antara lain : kadar albumin serum turun dan globulin naik, trombosit akan meningkat, anemia normositik hipokrom akibat adanya inflamasi yang kronik, leukosit normal tetapi dapat meningkat sedikit, LED meningkat, protein C- reaktif biasanya positif, dan lainya. Pada pemeriksaan rontgen semua sendi dapat terkena namun seringnya adalah sendi metatarsoflang dan biasanya simetris, sendi sakroiliaka juga sering terkena.

Biasanya penderita artritis reumatoid akan merasakan kau - kaku pada persendian dan disekitarnya pada waktu pagi hari ( bangun tidur ) sampai sekitar waktu 1 jam. namun belum tentu juga jika orang merasakan kaku - kaku di persendian waktu pagi hari adalah merupakan penderita artritis reumatoid. Karena untuk menegakkan diagnosa artritis reumatoid harus memenui beberapa kriteria.

untuk mengatasi nyerinya digunakan obat Aspirin / ibuprofen, naproksen, piroksikam, diklofenak dan sebagainya dalam dosis tertentu. Untuk melindungi rawan sendinya digunakan obat dengan jenis - jenis : klorokuin, silfasazin, D-penisilamin, garam emas, Obat imunosupresif / imunoregulator dan kolikostiroid. obat ini juga di gunakan dalam dosis tertentu pula.

Pasien artritis reumatoid Juga terkadang memerlukan rehabilitasi yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup Pasien antara lain dengan cara mengistirahatkan sendi yang terlibat, latihan, pemanasan dan lain sebagainya,. Fisioterapi juga dilakukan setelah rasa sakit pada sendi telah berkurang yang dilakukan tentunya dengan petugas kesehatan yang berkompeten di dalamnya.

Demikian pembahasan tentang artritis reumatoid semoga bermanfaat bagi kita semua dan mari kita selalu menjaga kesehatan kita untuk kehidupan yang lebih baik.

04.55

osteoartritis

 id=

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang apa itu osteoartritis, bagaimana osteoartritis bisa terjadi dan bagaimana mengatasinya.

Apa itu osteoartritis ? osteoartritis adalah merupakan penyakit pada kerusakan tulang rawan sendi yang berkembang lambat dan berhubungan dengan usia lanjut. penyakit ini juga disebut dengan penyakit sendi degeneratif atau artritis hipertrofi. Penyakit ini secara klinis di tandai juga dengan deformitas, nyeri, hambatan gerak pada sendi - sendi tangan dan sendi besar yang menanggung beban dan juga pembesaran sendi. sering pula berhubungan dengan trauma / mikro trauma yang berulang-ulang, stres oleh beban tubuh, obesitas, serta penyakit - penyakit pada sendi yang lainya.

Penyebab / etiologi dari penyakit osteoartritis belum diketahui dengan pasti sampai sekarang ini. Namun ada beberapa faktor resiko yang diketahui berhubungan dengan penyakit osteoartritis ini yaitu antara lain : usia lebih dari 40 tahun, faktor suku bangsa, kegemukan serta penyakit metabolik, kelainan pertumbuhan, jenis kelamin terutama perempuan, genetik, cedera sendi, pekerjaan, olahraga, kepadatan tulang serta lainya.

gejala utama dari osteoartritis adalah adanya rasa nyeri pada sendi yang terkena terutama pada waktu di gunakan bergerak. pada umumnya akan timbul secara perlahan - lahan, akan dirasakan mula - mula rasa rasa kaku lalu timbul juga rasa nyeri dan akan berkurang pada saat istirahat. terdapat juga hambatan pada bergeraknya sendi, kaku saat pagi hari, krepitasi, pembesaran sendi dan perubahan gaya berjalan.

peningkatan enzim - enzim menyebabkan rusaknya makromolekul matriks fokal tulang rawan sendi / proteoglikan dan kolagen terjadi kerusakan fokal rawan tulang sendi secara progresif dan pembentukan tulang baru pada dasar lesi tulang rawan sendi serta tepi sendi ( osteofit ) osteofit tersebut terbentuk sebagai suatu proses perbaikan untuk membentuk kembali persendian sehingga di lihat sebagai kegagalan sendi yang progresif. begitulah proses / patofisiologi osteoartritis.

pada pemeriksaan penyakit osteoartritis dapat dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium : darah tepi, imunologi, cairan sendi umumnya tidak dijumpai kelainan. tetapi kecuali pada osteoartritis yang disertai dengan peradangan. pemeriksaan yang lainya adalah pemeriksaan radiologi yang akan di dapatkan penyempitan rongga sendi disertai dengan sklerosis pada tepi persendian. mungkin terjadi deformitas, osteofitosis, dan atau pembentukan kista juksa artikular. terkadang juga tampak adanya gambaran spur formation, liping pada tepi -tepi tulang dan adanya tulang - tulang yang terlepas.

tidak ada pengobatan yang spesifik pada penyakit osteoartritis ini, obat antiinflamasi non steroid hanya berfungsi sebagai analgetik dan mengurangi peradangan, namun obat itu tidak mampu menghentikan proses patologis. obat analgetik yang bisa digunakan adalah asitaminofen dengan dosis 2,6-4 gram perhari atau dapat juga propoksifen HCL juga asam salisilat. jika terdapat tanda peradangan dapat menggunakan fenoprofin, piroksikam, ibuprofen dan yang lainya.

diet / menurunkan berat badan akan membantu dalam mengurangi timbulnya keluhan osteoartritis. Pada umumnya nyeri yang di rasakan dapat diatasi dengan obat - obatan konserfatif, namun pada kasus yang berat akan memerlukan tindakan operasi.

19.50

<a href="http://toko-alkes.com">Keperawatan</a> KELUARGA

Keperawatan%2Bkeluarga.jpg">Keperawatan%2Bkeluarga.jpg" alt=" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5700679717788962194" border="0" />

Apa itu asuhan Keperawatan keluarga ? dan bagaimana cara kita melakukanya ?.
pada kesempatan kali ini kita akan membahan tentang apa itu asuhan Keperawatan keluarga.

asuhan Keperawatan keluarga adalah suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui praktek Keperawatan kepada keluarga untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan keluarga tersebut dengan menggunakan pendekatan proses Keperawatan.
ada beberapa perubahan sosial yang berpengaruh terhadap keluarga, yang diantaranya adalah : pertumbuhan penduduk ( usia harapan hidup atau populasi lansia meningkat ), perubahan komposisi populasi ( ras dan suku ), perubahan ekonomi dan budaya ( krisis ekonomi dan budaya ), menurunnya ukuran rumah tangga keluarga luas ( keluarga inti ) family carer menjadi masalah, perubahan norma gender dengan pendidikan wanita / kesempatan kerja / kekuasaanya didalam keluarga.

tujuan umum dari asuhan Keperawatan keluarga adalah meningkatnya kemampuan keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan secara mandiri. sedang tujuan khusus dari asuhan Keperawatan keluarga adalah meningkatnya kemampuan keluarga dalam : mengenal masalah kesehatan keluarga, memutuskan tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah kesehatan keluarga, melakukan tindakan Keperawatan kesehatan kepada keluarga yang sakit mempunyai gangguan fungsi tubuh dan atau yang membutuhkan bantuan asuhan Keperawatan, memelihara lingkungan ( fisik, psikis dan sosial ) sehingga dapat menunjang peningkatan kesehatan keluarga, memanfaatkan sumber daya yang ada di masyarakat misalnya : puskesmas, pustu, kartu sehat dan posyandu untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

asuhan Keperawatan keluarga memiliki prinsip yaitu : bekerjasama dengan keluarga secara kolektif, mulai sesuai dengan kemauan keluarga, sesuaikan NCP dengan tahap perkembangan keluarga, terima dan akui struktur keluarga, penekanan pada kemampuan keluarga.

sasaran dari asuhan Keperawatan keluarga ini adalah keluarga - keluarga yang rawan kesehatan yaitu keluarga yang mempunyai masalah kesehatan atau yang beresiko terhadap timbulnya masalah kesehatan. untuk sasaran PERKESMAS ( keluarga rawan kesehatan ) yaitu : keluarga yang belum terjangkau pelayanan kesehatan : ibu hamil tertentu yang belum ANC, ibu nifas yang persalinanya dilakukan dukun, balita tertentu, penyakit kronis menularr yang tidak bisa di intervensi oleh program, penyakit endemis, penyakit kronis yang tidak menular, kecacatan tertentu ( mental atau fisik ). keluarga dengan resiko tinggi : ibu hamil dengan masalah gizi ( anemi, kurang energi kronis ), ibu hamil dengan resiko ( perdarahan, infeksi, hipertensi ), balita dengan BGM, neonatus dengan BBLR, usia lanjut jompo, kasus percobaan bunuh diri. keluarga dengan kasus tindak lanjut Keperawatan : drop out tertentu ( ibu hamil, bayi, balita dengan keterlambatan tumbuh kembang, penyakit kronis atau endemis tertentu, kasus pasca Keperawatan : kasus pasca Keperawatan rujukan, kasus katarak yang dioperasi di puskesmas, persalinan dengan tindakan, kasus psikotik, kasus yang seharusnya dirujuk namun tidak melaksanakan rujukanya.